Top Artikel


  1. Waspada! Modus Penipuan Identitas Kependudukan Dig

    Waspada! Modus Penipuan Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil .. ..

    04 May 2026 Straw Hat
  2. Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 : Komitmen Des

    Penyaluran BLT Dana Desa Tahun 2026 : Komitmen Desa untuk Kesejahteraan Warga

    Jum'at, 17 .. ..

    17 Apr 2026 Straw Hat
  3. SURAT EDARAN TRANSFORMASI BUDAYA KERJA INSTANSI PE

    SURAT EDARAN NOMOR : B/060.04/151/409.1.7/2026

    TENTANG

    TRANSFORMASI BUDAYA KERJA INSTANSI PEMERINTAH DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KABUPATEN .. ..

    06 Apr 2026 Straw Hat
  4. Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H Pemerintah D

    Kamis, 02 April 2026 Halal Bi Halal dalam rangka mempererat tali silaturrahmi di .. ..

    02 Apr 2026 Straw Hat
  5. Menyonsong Hari Raya Idul Fitri 1447 H, Bupati Bli

    SAMBUTAN BUPATI BLITAR

    DALAM RANGKA PERAYAAN HARI RAYA IDUL FITRI 1447 H / 2026 .. ..

    21 Mar 2026 Straw Hat
  6.  
 
Share

Tentang Kami

DESA JATITENGAH

Desa Jatitengah awalnya merupakan hutan belantara yang diubah menjadi pemukiman oleh Mbah Wonodiryo, salah satu leluhur desa, melalui proses “Babad Alas”. Nama Jatitengah berasal dari sebuah pohon jati besar di tengah hutan yang menjadi tempat berteduh dan beristirahat bagi para pendatang. Seiring waktu, Jatitengah menjadi bagian dari Desa Mronjo yang dipisahkan oleh Sungai Lekso, menyebabkan kesulitan administrasi bagi penduduk. Setelah pengaduan warga, Jatitengah digabungkan dengan Desa Njeruk, di mana warga kemudian memutuskan untuk memisahkan diri dan membentuk Desa Jatitengah secara mandiri, dengan Pawiro Semadi sebagai lurah pertama yang menjabat seumur hidup. 

Desa Jatitengah merupakan salah satu desa yang berada di Kecamatan Selopuro Kabupaten Blitar, Desa Jatitengah termasuk desa pada kategori desa berkembang. Sebagian besar wilayah Desa Jatitengah merupakan tanah persawahan yang dimanfaatkan oleh warga dalam bidang pertanian, peternakan, dan perikanan. Desa Jatitengah juga dilewati oleh aliran sungai Brantas yang mana sumber air tersebut dimanfaatkan untuk bidang perikanannya. Dilihat dari segi lokasi Desa Jatitengah menjadi salah satu desa yang strategis karena berdekatan langsung dengan Pasar Selopuro dan dilewati oleh Jalan Raya Selopuro yang dijadikan alternatif jalan antar kota sehingga kondisi tersebut cukup bagus untuk kemajuan perekonomian desa Jatitengah dan akses dengan desa lain. Luas Desa Jatitengah adalah sekitar 800 hektar dan berada pada ketinggian 100 meter diatas permukaan laut.